Anda Butuh Dana Cepat? Jangan Jual Harga Diri! Gadai Solusi Islami

Anda Butuh Dana Cepat? Jangan Jual Harga Diri! Gadai Solusi Islami

Topikislam.com – Jangan salah bro.. link ini bukan link pegadaian ! Anda suka menggadaikan.. !?  motor,mobil, rumah, emas, televisi, radio, hp, dan lain sebagainya, itu semua tidak asing lagi bagi anda !? tidak bagi saya bro.. hehe..

Tahukah anda apa yang paling dilarang untuk di gadaikan ? yaitu harga diri dan Aqidahmu bro…

Soalnya sekarang ini harga diri dan Aqidah sangat laku keras, orang akan berani harga mahal !.

Tahukah berapa harga Aqidah dan Harga diri itu ? ingin tahu ? yuk kita intip saja tulisan ini.

Daftar Harga Diri

Harga diri ternyata ada harganya juga bro… contohnya begini ketika anda membutuhkan uang anda ternyata bisa melakukan apa saja saklipun hilang harga dirinya, dan yang tak kalah sadisnya orang bisa mengorbankan Aqidahnya lantaran kepepet. Yang penting dapat uang gitu bro…

Orang sudah tidak mementingkan harga dirinya dan Aqidahnya di sebabkan terlalu cintanya kepada dunia faktor keimanan yang sangat tipis, saya rasa ini semua berlaku untuk semua kalangan bro… tidak menutup orang yang kamu kira alim ternyata termasuk juga bro…

Berpikir fragmatis ingin cepat dan kilat ! hampir sudah menjadi budaya bangsa kita baik yang di kota maupun yang di desa, kemungkinananya bermula dari informasi dan technologi canggih saat ini, semua orang ingin maju kedepan tanpa mempertimbangkan dan memahami kondisi yang ada.

Imanya Maju mundur cantik

Akibatnya adalah orang menjadi galau, stres, frustasi gara-gara tekanan kebutuhan hidup, sementara mereka tahu bahwa hidup ini tak akan lama dan tak yakin lagi bahwa setelah dunia… ada akhirat, kalaupun percaya hanya tinggal sedikit saja dan akibatnya akan mengabaikanya.

Solusinya adalah belajar dari hal sekecil apapun untuk taat dan tunduk pada aturan agama, itu akan membuatmu akan terjaga dari hal-hal yang akan membahayakanmu.

Contohnya ketika kamu membutuhkan dana untuk keperluan, anda jangan mudah berfikir “ yang penting dapat”  dan tidak memperdulikan halal dan haramnya.

Rasulullah pernah menggadaikan baju perang

Cara terbaik dan bijaksana adalah anda harus melihat ulang berdasarkan agama yang telah di contohkan oleh rasulullah salallahu’alaihi wassalam ketika di timpa kesusahan maupun senang.

Rasulullah ketika butuh uang untuk sesuatu rela menggadaikan baju besi perangnya hanya untuk di tukar dengan gandum dan dalam hal penebusanya rasulullah juga memberikan tebusan yang paling terbaik.

Dan ketika senang Rasulullah juga mau membagi kesenanganya dengan orang lain.

Maksudnya apabila anda membutuhkan uang atau sesuatu untuk keperluan, selagi masih ada yang di gadaikan maka gadaikanlah dengan benar dan tidak merugikan kedua belah pihak.

Hidup susah jalani saja

Dan jangan sekali-kali mengorbankan atau mengesampingkan aturan syari’at islam dengan mengorbankan harga diri dan Aqidahmu, walaupun anda sudah tidak ada lagi barang yang untuk di gadaikan, yaitu dengan cara bersabar kepada Allah pasti Allah beserta orang-orang yang sabar, yakinlah itu !

Nah apabila anda ingin tahu cara gadai menggadai dengan benar berdasarkan syari’at islam.. ikuti terus artikel ini.

Bagi anda yang berniat menggadaikan barang atau sesuatu, jangan lupa baca di bawah ini dulu…. setidaknya untuk mengetahui cara islam dalam hal gadai menggadai.

Gadai islami

Yang pertama anda harus mengetahui terlebih dahulu apa sih itu gadai menurut islam ?

Gadai atau dalam bahasa arabnya [Rahnu] ialah menjadikan suatu benda yang berupa harta dan ada harganya, sebagai jaminan hutang dan akan di jadikan pembayaran hutangnya jika hutang itu tidak dapat di bayar.

Semua barang yang boleh di perdagangkan boleh pula di gadaikan di dalam tanggungan hutangnya, apabila hutang telah tetap menjadi tanggungan orang yang berhutang, orang yang menggadaikan barangnya boleh menarik kembali barangnya, selagi barangnya belum di terima oleh penerima penggadaian.

Orang yang menerima gadai tidak menanggung kerugian atas rusak atau hilangnya barang gadai tersebut, kecuali dengan kelengahanya.

Jika orang yang menghutangi telah menerima sebahagian haknya/pembayaran hutang, tidaklah harus mengembalikan sebagian dari barang jaminan, kecuali sampai piutangnya itu lunas.

Syarat Gadai Menggadai islami

  • Ijab dan Qabul ; yakni tanda serah terima.
  • Syarat harta yang di gadaikan ialah benda yang sah dijual.
  • Orang yang menggadaikan dan yang menerima gadaian itu aqil baligh, dan tidak dilarang mempergunakan hartanya  dan dilakukanya dengan kemauanya, maka tidaklah di perbolehkan wali menggadaikan barang milik anak kecil, misalnya anak yatim, harta benda orang gila dan lain sebagainya.
  • Tidak boleh merugikan orang yang menggadai, misalnya dengan perjanjian barangnya boleh di pakai oleh yang menerima gadai.
  • Tidak merugikan orang yang menerima gadai, misalnya gadai dengan perjanjian tidak boleh menjual benda yang digadaikan itu, setelah datang waktunya, sedang uang sudah sangat di perlukan bagi yang menerima gadai.

Kesimpulan dan Keteranganya

Harta benda yang digadaikan itu sebagai jaminan dan penguat kepercayaan dalam hutang piutang, harta benda yang digadaikan adalah suatu amanah bagi orang yang berhutang atas orang yang memberikan hutang, bukan menjadi milik sementara bagi yang memberi hutang, sungguhpun demikian ia harus menyimpan menurut yang sewajarnya, jika barang yang digadaikan itu di pelihara dengan penjagaan yang baik, tiba-tiba terdapat kerusakan atau hilang maka ia tidak menanggung kerugianya.

Nabi Muhamad  saw. Bersabda sebagai berikut :

Bismillahirahmanirahim
Artinya :
“Tidaklah gugur barang yang di gadaikan bagi pemiliknya, dialah tetap yang punya, dan dialah tetap orang yang berhutang [samapai dibayarnya hutang itu” [H.R. Daruqutni, Hakim, Dan Rawi-rawinya orang terpercaya, tetapi yang terpelihara pada Abu Dawud ialah kemursalanya]

Harta benda yang digadaikan tidak terlepas dari gadaian sebelum hutang terbayar seluruhnya.

Harta benda yang digadaikan boleh dijual untuk pembayar hutang, jika hutang itu tidak terbayar pada waktu yang telah di tentukan, hasil penjualan barang yang digadaikan tadi, selebihnya dari jumlah hutang harus dikembalikan kepada pemilik barang tersebut.

Dalam ikatan gadai tidak boleh ada perjanjian melebihkan jumlah pembayaran hutang sebagai keuntungan orang yang meminjamkan uang, jadi dalam hal gadaiinipun terdapat riba yang dilarang.

Sebagaiman sabda Nabi sebagai berikut :

Bismillahirahmanirahim
Artinya :
Sabda Nabi SAW. Yang artinya “Setiap hutang yang menarik manfaat [keuntungan] maka termasuk Riba” [H.R. Harits bin Abi Usamah dan Isnadnya terlalu lemah]

Jika harta benda yang digadaikan itu menghendaki nafkah, seperti kerbau, sapi, kuda dll. Maka dalam hal ini tidak ada halangan bagi yang menerima gadai untuk mengambil manfaatnya, misalnya memerah susunya, untuk angkutan, dll.

Sabda Nabi saw. Sebagai berikut :

Bismillahirahmanirahim
Artinya ;
“Binatang tunggangan boleh ditunggangi sebab memberi nafkahnya bila ia digadaikan, dan susu boleh diminum sebab memberi nafkahnya bila digadaikan, dan wajib bagi orang yang menunggang dan meminumnya membari nafkah” [H.R. Bukhari].

Baca juga artkel menarik lainnya:

Bro..Merupakan suatu kebahagiaan bagi saya apabila pembaca yang di rahmati Allah mau memaafkan saya, apabila dalam penuliasn ini ada kekurangan dan kesalahan yang di sengaja ataupun tidak di sengaja, harap maklum karena saya juga masih terus mau belajar, kekurangan di sana-sini itu ciri saya, dan yang tidak kekurangan hanya Allah dan Rasulnya.

Demikian tulisan sangat sederhana ini.. dengan bahasa yang normal, berjudul Anda Butuh Dana Cepat.. Jangan Jual Harga Diri ! Gadai Solusi Islami semoga bermanfaat dan berguna Amin ya rabal’alamin.

Anda Butuh Dana Cepat? Jangan Jual Harga Diri! Gadai Solusi Islami | Topik Islam | 4.5

Leave a Reply