Dzikir Dan Do’a Setelah Shalat Fardu Hukumnya Sunah Tapi Semakin Langka

Topikislam.com – Dzikir sesudah shalat fardhu yang lima waktu hukumnya sunah, sebagaimana yang telah di anjurkan, di lakukakan oleh nabi dan para sahabatnya juga oleh para ulama tabi’in tabi’ut tabi’in, ulama mutaqadimin maupun ulama muta’akhirin, namun akhir-akhir ini kenapa orang-orang atau imam, setelah shalat fardhu justru diam saja ? apa yang salah dengan dzikir dan do’a itu ?

Kemunduran islam yang sangat jauh dari apa=apa yang pernah di lakukan oleh pendahulu-pendahulu kita merupakan salah satu masalah besar yang harus kita hidupkan kembali.

Dzikir dan do’a yang di suarakan dengan berbarengan atau secara jamaah adalah merupakan warisan yang sangat efektif untuk mensyiarkan islam.

Adapun ada sebagian saudara kita yang berpendapat lain yang melarangnya, mungkin mereka sedang belajar mencari jati dirinya, semoga mereka mendapat petunjuk jalan yang benar.

Disini saya ingin menekankan dan memperkuat bahwa amalan dzikir dan do’a adalah sunah dan sebagaimana hukum sunah mungkin para pembaca semua sudah ma’fum.

Dan saya tidak ingin berpolemik mengenai hal ini, namun yang mau saya sampaikan adalah beberapa dalil anjuran untuk dzikir dan do’a yang sesuai dengan apa yanng telah di amalkan oleh pendahulu kita.

Baca Juga: Bacaan Imam Setelah Surat Al-Fatihah Yang di Sunahkan

1. Sunah membaca dzikir sesudah shalat fardhu
Ulama-ulama tempo dulu selalu membaca ini, setelah shalat fardhu dan hukumnya sunah.

استغفرالله العظيم لى ولوالدى ولجميع المسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات الاحياء منهم والاموات واتوب اليه

artinya :
“ya Allah berilah ampun untuk badan hamba sendiri, dan untuk kedua orang tua hamba, dan untuk orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, baik yang masih hidup maupun yang telah mati, dan kepada Allah hamba bertaubat 3 x.

Dan di sunahkan juga dengan dilanjutkan membaca ini.

لااله الاالله وحده لاشريك له له الملك وله الحمديحي ويميت وهوعلى كل شىءقدير

Artinya :
“tidak ada tuhan melainkan Allah, maha esa tidak bersekutu bagi-Nya, bagi-Nya kekuasaan dan segala puji, ia dzat yang berkuasa atas segala sesuatu 3 x.

Juga di sunahkan dengan melanjutkan membaca ini.

اللهم انت السلام ومنك السلام واليك يعودالسلام فحيناربنابالسلام وادخلناالجنة دارالسلام تباركت ربنا وتعاليت ياذاالجلال والاكرام

Artinya :
“ya, Allah.. tuhanlah yang maha sejahtera dan dari pada tuhanlah akan kembali lagi akan segala kesejahteraan itu. Ya tuhan kami, hidupkanlah kami dengan sejahtera. Dan masukanlah kami kedalam syurga kampung kesejahteraan. Maha mulia Allah tuhan kami. Dan maha luhur. Ya Allah dzat yang bersifat agung maha kuasa dan maha mulia.

Dan di sunahkan membaca ayat kursy sebagaimana hadist Nabi Muhammad saw.

Artinya :
Dari Abu Umamah ra. Ia berkata : telaha bersabda Rasulullah saw. : “barangsiapa membaca ayatulkursy di belakang tiap-tiap shalat fardhu, tidak ada yang menghalanginya masuk syurga, kecuali kematian.” (HR.Nasai dan dishakan oleh ibnu Hiban dan Thabrani. Dan di tambah pula oleh Thabrani dengan surat Al-IHLAS).

2. Di sunahkan membaca Tashbih, Tahmid, dan Takbir

Caranya seperti ini.

سبحان الله 33 الحمدلله 33 الله اكبر 33

3. Disunahkan membaca do,a sebagai penutup.

Caranya setelah selesai membaca Allahu Akbar 33 kali terus di lanjutakan dengan bacaan sebagai berikut.

الله اكبركبيراوالحمدالله كثيرا.وسبحان الله بكرة واصيلا. لااله الاالله وحده لاشريك له له الملك وله الحمديحي ويميت وهوعلى كل شىءقديرولاحول ولاقوة الابالله العلى العظيم.اللهم لامانع لمااعطيت ولامعطى لما منعت.ولاينفع ذاالجد منك الجد

Artinya :
“Tuhan Allah maha besar, dan kami mengagungkan Allah dengan sebesar-besar keagungan, segala puji bagi Allah, dan kami memuji Allah sebanyak-banyaknya, maha suci Allah sepanjang pagi dan petang, tiada tuhan melainkan Allah, dia sendiri, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kekuasaan (kerajaan) dan bagi-Nya segala puji. Dia Lah dzat yang menghidupkan dan yang mematikan dan Dialah maha kuasa atas segala sesuatu, tidak ada daya dan tidak ada daya kekuatan kecuali dari Allah yang maha luhur dan maha Agung”.

Semua yang saya tuliskan di atas, di dasari dalil shahih dari Hadist Nabi Muhammad saw. Sebagai berikut.

Artinya :
Dari Abu Hurairah ra. Dari Rasulullah saw. Beliau bersabda : “Barangsiapa yang membaca tasbih (subhanallah) sehabis shalat tiga puluh tiga kali, dan tahmid (Alhamdulillah) tiga puluh tiga kali, dan takbir (Allahu Akbar) tiga puluh tiga kali, lalu ia membaca penyempurnaan seratus (yang artinya) : “Tiada tuhan yang sebenarnya melainkan Allah yang esa tiada sekutu baginya, yang memiliki segala kerajaan, dan baginya segala puji, dan ia sangat kuasa akan segala perkara”. Maka pasti di ampuni segala dosa orang walaupun keadaan dosanya seperti buih laut. (HR.Muslim dan dalam suatu riwayat lain : bahwasanya takbir itu 34 kali).

Itulah sekiranya para pendahulu, ulama kita selalu membaca dzikir dan do’a seusai shalat fardhu,dan agar tidak ada keraguan lagi setelah apa yang datang itu benar berdasarkan hadist yang bisa untuk menjadi sandaran agar selalu mendawamkan dzikir dan do’a dan hukumnya tidak mengapa juga dilakukan dengan di baca secara bersama-sama,

“jangan takut masuk neraka karena mengagungkan ALLAH”.
Semoga para imam yang di berikan kepercayaan oleh ALLAH agar supaya mendawamkan kembali dzikir dan do’a secara berjamaah.

Baca Juga: Macam-macam Shalat Sunnah Yang di Syariatkan

Semoga kita semua di ampuni dosa-dosanya atas kehilapan yang di sengaja ataupun tidak di sengaja karena kurangnya ilmu. Amin..

Dan semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca semuanya.

Dzikir Dan Do’a Setelah Shalat Fardu Hukumnya Sunah Tapi Semakin Langka | Topik Islam | 4.5

Leave a Reply