Polri Dan GNPF MUI, Jadilah Orang Yang Sempurna!

TopikIslam.com – Dengan tanggal dan bulan yang telah di tetapkan sebagai unjuk rasa super damai, saya jadi teringat tahun 90 an yaitu 212 Wiro sableng, buku serial cerita karangan bastian tito kalau nggak salah, wiro sableng adalah tokoh putih dalam cerita itu yang selalu membela kebenaran, semoga ini juga membawa kemenangan bagi umat islam.

Wiro sableng dengan kapak sakti 212 nya, menghebohkan dunia persilatan pada waktu itu, melawan pangeran matahari dengan jurus mataharinya yang dahsyat, namun pada akhirnya 212 lah yang menang, walaupun dengan susah payah. Hehehe.

Ini adalah sejarah yang tidak akan terlupakan dan jadikanlah ajang demo nanti 212 pembelajaran untuk anak cucu kita, dengan menunjukan aksi-aksi yang damai dan menyejukan.

polri dan gnpf mui
Kapolri Jenderal Tito Karnavian (kedua kiri) bersama Ketua MUI Ma’ruf Amin (kedua kanan), Ketua FPI Rizieq Shihab (kanan) berjabat tangan usai konferensi pers di Gedung MUI, Jakarta. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga). Sumber: CNN Indonesia

Baca Juga: Aksi Bela Islam, Agar Perhatikan ini Dulu!

 

Jadilah Orang sempurna

Orang yang sempurna adalah orang yang mau bermusyawarah dan menjalankan hasil musyawarah itu, mungkin ini yang di sebut Demokrasi.

Dengan pengatahuan yang terbatas ini saya ingin menyampaikan bahwa ketika ada orang tidak mau bermusyawarah berarti orang tersebut adalah tidak sempurna dan juga apabila ada orang bermusyawarah namun tidak mau menerima hasil musyawarah atau tidak menjalankanya berarti orang itu juga tidak sempurna.

Pemimpin yang telah terpilih secara demokrasi adalah bagian dari musyawarah tersebut, adapun dalam pemilihan ada perbedaan itu adalah anugrah dari Allah Swt. Agar di jadikan sebagai kemaslahatan (Rahmatan lil’alamin) serta bertawaqal hanya kepada Allah.

Perbedaan pendapat sangatlah wajar dalam islam tapi kalau memaksakan pendapat itu adalah yang dilarang dalam islam.

Merusak hasil musyawarah yang telah di sepakati adalah haram hukumnya, yaitu sama dengan hukum makar yang belakangan ini banyak di bicarakan oleh lapisan masyarakat anak bangsa ini.
Demo yang aka dilaksanakan pada 212 merupakan hasil dari musyawarah mufakat yang di gelar antara kepolisian dan para peserta demo.

Yang sebelumnya sangat menghawatirkan dan membuat banyak masyarakat ketakutan, namun dengan musyawarah tersebut hilanglah sudah rasa takut itu.

Dalam hasil musyawarah yang di sepakati oleh kepolisian dan peserta demo menghasilkan lima pont penting yaitu :

  1. GNPF MUI bersama Polri sepakat, bahwa aksi bela islam III tetap akan di gelar pada 2 desember 2016 dalam bentuk aksi unjuk rasa super damai, berupa aksi ibadah gelar sajadah.
  2. GNPF MUI dan Polri sepakat, bahwa dalam aksi bela islam jilid III akan di gelar zikir dan do’a untuk keselamatn negri, serta tausiyah umaro dan ulama di lapangan monas dan sekitarnya dari jam 08.00 pagi hingga shalat jum’at.
  3. GNPF MUI dan Polri sepakat, usai shalat jum’at para pimpinan GNPF MUI akan menyapa umat islam sepanjang jalan sekaligus melepas mereka agar pulang dengan tertib.
  4. Perlunya di bentuk tim terpadu untuk mengatur teknis pelaksanaan mencakup penetapan kiblat, penetapan panggung dan shaf, membuka pintu2 darurat, menyediakan posko medis dan logistik serta tempat wudhu.Menempatkan tim GNPF MUI di berbagai tempat serta mengarahkan mereka ke tempat acara, menyiapkan tempat diluar monas jika tempat tidak menampung.
  5. Jika ada gerakan di luar kesepakatan maka kami nyatakan itu bukan bagian dari aksi bela islam 3 dan GNPF MUI tidak bertanggung jawab serta menjadi hak kewajiban polisi mengambil tindakan.

Namun demikian dengan hasil kesepakatan itu agar supaya di sempurnakan dengan menjalankanya dengan penuh kewajiban atas dasar Allah swt.

Kesepakatn yang telah di buat di atas tersebut, rasanya tidak cukup dengan lima point saja, akan tetapi perlunya ada kesepakatan-kesepakatan yang lain, supaya di wujudkan oleh semua peserta unjuk rasa super damai yaitu dengan.

Tidak merusak fasilitas umum, tidak ada lagi yang menghina simbol-simbol negara, tidak mengganggu kegiatan orang lain, tidak mengganggu ketertiban umum dan selalu menjaga keutuhan NKRI. 

Dengan demikian insyaallah aksi tersebut akan berjalan lancar dan super duper damai.

Semoga Allah memberikan jalan yang terbaik untuk bangsa ini.

Kawan-kawanku selamat berjuang dan semoga menjadi orang yang sempurna yaitu orang yang mau bermusyawarh dan menjalankan hasil musyawarahnya.

Semoga artikel ini ada manfaatnya amin ya rabal’alamin.

Polri Dan GNPF MUI, Jadilah Orang Yang Sempurna! | Topik Islam | 4.5

Leave a Reply