Rukun Shalat Yang Wajib di Ketahui Ummat Muslim

rukun shalat

Topikislam.com – Berbagi ilmu agama adalah menjadi suatu kewajiban bagi semua umat muslim di seluruh penjuru dunia dan yang sangat penting untuk anda ketahui yaitu rukun shalat, apakah anda sudah hafal dan mengetahui apa saja rukun shalat itu?

Rukun adalah sesuatu yang wajib anda kerjakan ketika dalam mengerjakan semua amal ibadah, seperti contohnya shalat ada rukunya, haji juga ada rukun, puasa ada rukunya, dan lain sebagainya, apabila ketika anda mengerjakan amalan ibadah dan meninggalkan rukun, maka ibadahnya tersebut tidak sah atau gugur, oleh karena itu setiap muslim sudah semestinya mengetahui segala jenis rukun semua ibadah.

Tidak sedikit kaum muslimin yang megerjakan shalat namun tidak mengerti rukun-rukun dari pada shalat itu sendiri.

Disini saya tidak ingin membahas kenapa orang tersebut mengerjakan shalat tapi tidak tahu rukunya, akan tetapi  langsung saja kepada saudara pembaca yang barangkali ingin tahu tentang rukunya shalat silakan baca terus artikel ini.

Artikel ini saya buat sengaja untuk para pembaca agar lebih mudah untuk melihat sewaktu-waktu anda membutuhkanya dan tidak perlu repot membawa kitab atau buku, cukup dengan hp yang ada pada tangan anda, anda bisa membuka internet dan mengetik rukun shalat pasti anda akan menemukan apa yang anda butuhkan, sangat mudah bukan.

Rukun shalat

Tentang rukun shalat ini di rumuskan menjadi tiga belas perkara

1. Niat
Artinya menyengaja di dalam hati untuk melakukan shalat, misalnya berniat di dalam hati : sengaja saya shalat dzuhur empat rakaat karena Allah. begitulah seterusnya untuk tiap-tiap macam shalat dengan niat yang tertentu pula.

Sesuai dengan sabda Nabi Muhammad saw.

Artinya :
“bahwasanya segala perbuatan tergantung pada niatnya, dan setiap manusia akan mendapat sekedar apa yang diniatkanya. Barangsiapa yang hijrahnya karena menuntut keridhaan Allah dan Rasul, hijrahnya itu sampai kepada keridhaan Allah dan Rasul. Dan barang siapa yang hijrahnya karena keduniaan yang hendak di perolehnya, atau disebabkan karena wanita yang hendak di kawininya, maka hijrahnya itu karena tujuan-tujuan yang hendak di capainya itu.”

2. Berdiri
Bagi orang yang kuasa atau mampuh (tidak dapat berdiri boleh dengan duduk, tidak dapat duduk boleh dengan berbaring) dan seterusnya.

3. Takbiratul’ihram
Atau yang lebih populernya membaca “Allahu Akbar” yang artinya Allah Maha Besar.

Berdasarkan hadits Nabi sebagai berikut :

Artinya :

“Nabi SAW. Bersabda : “kunci shalat adalah bersuci, pembukaanya membaca Takbir, dan penutupnya ialah memberi salam” (HR. Syafi’i, Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Turmudzi).

4. Membaca Surat Fatihah
Berdasarka hadits Nabi dari Ubadah Bin Shamit ra. Bahwa Nabi SAW. Bersabda :

Artinya :

“Tidak sah shalat bagi orang yang tidak membaca Fatihatu I-Kitab”.

Dan dalam hadits yang lain juga disebutkan bahwa :

Artinya :

“Shalat tidak cukup sah, jika tidak di baca padanya surat fatihah”. (HR.Ibnu Khuzaimah dengan isnad yang sah, juga diriwayatkan oleh Ibnu Hiban dan Abu Hatim).
 
5. Ruku dan Tuma’ninah
Artinya membungkuk sehingga punggung menjadi sama datar dengan leher dan kedua belah tanganya memegang lutut.

Sesuai dengan hadist Nabi sebagai berikut :

Artinya :
“Shalat tidak cukup bila seseorang tidak meluruskan punggungnya di waktu ruku dan sujud” (HR. Yang berlima).

6. I’tidal dengan Tuma’ninah
Artinya bangkit bangun dari ruku dan kembali tegak lurus, thuma’ninah.

Berdasarkan keterangan Abu Humaid mengenai sifat shalat Rasulullah SAW. Di dalam hadits :

Artinya :
“Dan jika ia mengangkatkan kepalanya, maka iapun berdiri lurus hingga kembalilah setiap ruas punggung itu ketempatnya semula”.

7. Sujud dua kali dengan Thuma’ninah
Yaitu meletakan kedua lutut, kedua tangan kening dan hidung ke atas lantai.

Berdasrkan Hadist Nabi Muhammad SAW.

Artinya :
“Nabi Saw. Menyuruh agar sujud itu tujuh macam anggauta dan supaya seseorang tidak merapatkan rambut atau kainya sewaktu sujud itu, yakni : kening, kedua tangan, kedua lutut dan kedua kaki”. (HR. Muslim dan Nasa’i).

Cara sujud yang dilakukan oleh Rasulullah Saw. Di sebut dalam Hadits sebagai berikut :

Artinya :

“Wail bin Hujr berkata : saya melihat Nabi saw. Apabila beliau sujud, beliau meletakan dua lututnya sebelum dua tanganya” (Imam yang empat).

8. Duduk antara dua sujud dengan Thuma’ninah
Artinya bangun kembali setelah sujud yang pertama untuk duduk sebentar, sementara menanti.

9. Duduk untuk Tasyahud kedua
 
10. Membaca Tasyahud akhir
Di waku duduk di rakaat yang terakhir.

Sesuai dengan Hadits Nabi sebagai berikut :

Artinya :
Dan dalam riwayat Muslim dari Ibnu Abbas ra. Ia berkata : adalah Rasulullah saw. Mengajarkan Attahiyat pada kami ; “Attahiyyatul mubarakatus shalawatut thayyibtu lillah”, sampai akhir.

11. Membaca Shalawat atas Nabi
Artinya setelah selesai tasyahud akhir, maka di lanjutkan membaca pula shalawat atas Nabi dan keluarganya.

12. Mengucap salam yang pertma
Bila telah selesai membaca tasyahud akhir dan shalawat atas Nabi dan keluarga beliau maka memberi salam. (yang wajib hanya salam pertama).

Berdasarkan Hadits Nabi SAW.

Artinya :
“Dari wail bin Hujr ra. Ia berkata : saya pernah sembahyang bersama Nabi saw. Maka beliau beri salam ke kananya : “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh”. Dan kesebelah kirinya : “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh” (semoga kesejahteraan di curahkan atas kamu demikian pula rahmat Allah dan berkahnya). Diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan sanad yang shahih.

Dan disebutkan dalam hadits lain sebagai berikut :

Artinya :
“saya melihat Nabi saw. Memberi salam kesebelah kanan dan ke sebelah kirinya, hingga kelihatan putuih pipinya. (HR. Ahmad, Muslim, Nasai dan Ibnu Majah).

13. Tertib
Artinya berurut-urut menurut peraturan yang telah di tentukan.
Nah itu semua rukun shalat yang wajib anda ketahui, namun sedikit saya menambahkan bahwa di sebutkan Thuma’ninah dalam rukun shalat di atas maksudnya yakni berhenti sejenak sekedar ucapan Subhanallah, thuma’ninah harus dilaksanakan sebagaimana di nyatakan dalam Hadits sebagai berikut :

Artinya :

Dari Abi Hurairah ra. Bahwasanya Nabi saw. Bersabda : “Jika engkau melaksanakan shalat, maka sempurnakanlah wudlunya, lalu menghadap kiblat, lalu takbir, kemudian bacalah ayat-ayat Al-qur’an yang mudah menurut pendapatmu, lalu ruku sehingga Thuma’ninah rukunya, lalu bangkit I’tidal sehingga benar-benar tegak, lalu sujud sehingga thuma’ninah sujudnya, lalu bangkit duduk sehingga thuma’ninah, lalu sujud sehingga thuma’ninah sujudnya yang kedua, kemudian laksanakanlah yang demikian itu di dalam shalatmu”. (HR. Tujuh ahli Hadits dan lafazh ini dalam riwayat Bukhari dan Ibnu Majah dengan sanad Muslim, sehingga engkau thuma’ninah dalam berdiri).

Semoga tulisan ini ada manfaatnya amin ya rabal’alamin

Rukun Shalat Yang Wajib di Ketahui Ummat Muslim | Topik Islam | 4.5

Leave a Reply